25 Februari 2011

155 Orang terlantar, Pemkab Sukabumi Merasa Kecolongan

Radar Sukabumi -- Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi, Iwan Ridwan mengaku kecolongan atas terlantarnya 155 buruh asal Kabupaten Sukabumi di Pantai Pasir Padi, Kota Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel) , yang kabarnya akan dipekerjakan di pengeboran timah di daerah Pangkal Pinang.

Polisi Kantongi Delapan Nama Kasus Tawuran Maut di Cicurug

Radar Sukabumi -- Kasus tewasnya siswa SMK Kartika Candra (KC) Kota Sukabumi, Ade Sugiana (16) dalam insiden tawuran di Cicurug Kabupaten Sukabumi 5 Februari belum diungkap polisi. Hingga kini, polisi belum menangkap satu pun pelaku yang menyebabkan Ade meregang nyawa.
Meski demikian, Kapolres Sukabumi AKBP Bagus Srigustian mengklaim pihaknya sudah mengantongi delapan nama yang diduga kuat terlibat dalam tawuran berujung maut itu. Sayangnya, Bagus enggan membeberkan identitas ke delapan pelajar itu, termasuk sekolahnya. "Kedelapan pelajar ini masih dalam pencarian, tapi identitasnya sudah kami ketahui," ujar Bagus, kemarin.

Selamat Jalan Anis Djatisunda...

Radar Sukabumi -- Budayawan Jawa Barat, Anis Djatisunda tutup usia di Rumah Sakit Secapa Polri Kota Sukabumi, kemarin. Anis wafat pukul 12.00 WIB setelah mendapatkan perawatan selama satu pekan karena memiliki penyakit jantung yang dideritanya. Kendati demikian, atas meninggalnya pria kelahiran Sangir, Talaut, Sulawesi Utara 07 Mei 1939 dengan nama Johanis Tarius Bin Darius Damar itu bukan hanya kalangan keluarga yang merasa terpukul dan kehilangan. Sejumlah seniman dan Pejabat Kota Sukabumi juga terlihat terpukul saat menghadiri. Terlihat saat menyalatkan jenazah di rumah duka Gang Kaum IV No 88 RT 01/02 Kel Gunungparang, Kec Cikole dan dipemakaman Taman Rohmat Kecamatan Citamiang Wakil Walikota Sukabumi, Mulyono didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Sukabumi, Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Sukabumi, Ayep Supriatna, bahkan murid terdekatnya Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sukabumi Kota, Briptu Rusli Bahtiar dan Usep Sutendi turut mengikuti proses hingga pemakaman.

Karyawan Cosmo Ngaku Ditipu Pimpinan

Radar Sukabumi -- Ratusan karyawan PT Cosmo Tecnology yang beralamat di Jalan Karangtengah, Cibadak berunjukrasa, kemarin. Mereka menuntut penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) sebesar Rp 850 ribu dilaksanakan manajemen pabrik. Selain itu, buruh pabrik juga mendesak perubahan manajemen perusahaan yang kurang adil dalam memberikan kebijakan kepada karyawan.
Aksi yang dilakukan di depan gerbang pabrik elektronik ini berlangsung sejak pukul 07.00 WIB. Unjuk rasa dilakukan dengan menolak masuk pabrik atau mogok kerja. Aksi ini juga diwarnai penyetopan sebuah mobil trailer yang akan masuk ke pabrik. Unjuk rasa ini berdampak pada terhentinya proses produksi pabrik.

Polisi Pastikan Pistol DNS Palsu

Radar Sukabumi --Dua kasus terkait senjata api yang terjadi dalam sepekan terakhir mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian. Kasus pertama adalah penembakan misterius di Cidolog dan oknum DNS yang meresahkan warga karena ditenggarai kerap membawa pistol.
Kapolres Sukabumi, AKBP Bagus Srigustian yang dikonfirmasi mengenai dua kasus ini kemarin menjelaskan untuk kasus penembakan misterius masih dalam penyelidikan. Ia mengaku pihaknya belum dapat mengungkap pelaku penembakan misterius terhadap Sukendar (33) itu. Sebab prosesnya masih dalam pengembangan, menunggu korban pulih supaya dapat kejelasan kronologis. "Kami juga masih menunggu hasil dari Uji Balistik Pusdiklabfor yang meneliti proyektil yang bersarang di punggung korban," jelas Bagus.

24 Februari 2011

Oknum Pungli Prona Bisa Dipidanakan

Radar Sukabumi -- Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Sukabumi James F. Tirayoh, menghimbau kepada seluruh masyarakat yang menjadi peserta Program Tatalaksana Pertanahan (Prona) 2011, agar tidak terbujuk oleh rayuan para oknum (calo) yang meminta biaya untuk pembuatan sertifikat tanah Prona. “Pembuatan sertifikat Prona sepenuhnya dibiayai oleh negara, terkecuali untuk pembelian materai yang dibebankan kepada masyarakat,” kata James saat ditemui Radar Sukabumi di ruang kerjanya.

155 Warga Sukabumi Telantar di Pangkal Pinang, Babel

Radar Sukabumi -- Sedikitnya 70 dari 155 pencari pekerja asal Kabupaten Sukabumi telantar di Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung. Hingga kemarin, mereka hidup dibawah tenda biru di sebuah lahan milik warga asal Pasir Padi Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung. Kabarnya mereka ini dipekerjakan sebagai buruh pengeboran timah di berbagai daerah negeri serumpun sebalai.

Saking Dingin Sukabumi, Bulukuduk Komeng Merinding

Radar Sukabumi --Siang kemarin sebagian warga memadati Alun-alun Kota Sukabumi. Ini bukan karena ada peristiwa kriminalitas atau bencana yang menghebohkan. Kejadiannya juga menghebohkan juga sih. Tapi hebohnya mengundang gelak tawa. Karena, warga berbondong-bondong ingin menyaksikan artis pelawak Indonesia Adul dan Komeng.

Rumah Naga Parungkuda Diprotes Warga

Radar Sukabumi -Sebuah rumah berornamen patung Naga dan Garuda raksasa di RT 17/04 Kampung/Desa Kompa Kecamatan Parungkuda, diprotes warga. Alasannya warga menilai oranamen patung dan garuda serta desain rumah bernuansa oriental tersebut bukan hanya digunakan untuk tempat tinggal, tapi juga untuk praktik ibadah lainnya. Bentuk protes warga dilakukan dengan mendatangi rumah tersebut, Selasa (22/2) lalu dan mendesak agar rumah tersebut dibongkar.

Polsek Palabuhanratu Tangkap Pengedar Upal

SUKABUMI, (PRLM).- Ratusan lembar uang palsu (upal) rupiah, dolar Singapura dan uang Brazil (UB) berhasil diamankan petugas Polsek Palabuhanratu. Upal sebanyak itu disita dari tangan tersangka, Rizal Lusibahi (31) warga Kp. Cihuni RT 03/RW 01, Ds. Pagelaran, Kec. Malingping, Kab. Lebak, Provinsi Banten di kafe "Pesona" di Pantai Citepus Istiqomah, Ds. Citepus, Kec. Palabuhanratu, Rabu (23/2) dini hari. Selain upal, petugas pun menyita barang bukti dua unit handphone milik tersangka.

22 Februari 2011

10 Jalur Dilalui Liong-Barongsai Tahun 2011 di Kota Sukabumi

Radar Sukabumi --Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota, AKP Asep Saepudin menjelaskan, ada 10 ruas jalan di Kota Sukabumi yang akan ditutup sebagai jalan untuk melintas liong dan barongsai pada perayaan Cap Go Meh (23/2) besok. Ruas jalan yang akan dilalui adalah Jalan Pajagalan ke Palabuhan II, di Jalan Pelabuhan II masuk ke Bank Supra dan kembali ke Jalan Pelabuhan II. "Dari Pelabuhan II melaju ke Ahmad Yani, Zaenal Zakse, RE Martadinata ke Ciwangi masuk ke Jalan A Yani mengarah kembali ke Nyomplong melintasi Pasundan dan finish di Jalan Pajagalan. Di mana liong dan barongsai itu star (di Kelenteng Pajagalan atau Vihara Widhi Sakti),"katanya kepada Radar Sukabumi, kemarin.

Walikota Peringatkan Ahmadiyah Sukabumi

Radar Sukabumi -- Kejadian penyerangan terhadap jamaah Ahmadiyah di Kampung Peundeuy, Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten beberapa waktu lalu mendapat tanggapan Walikota Sukabumi, HM Muslikh Abdussyukur. Orang nomor satu di Kota Sukabumi tersebut bahkan menghimbau kepada pengikut Ahmadiyah, agar kembali kepada agama dan ajaran yang benar. Saat ditanya terkait apa tindakan Pemerintah Kota Sukabumi dengan adanya ajaran Ahmadiyah, menurut Muslikh pihaknya hanya mengikuti kewenangan dari pemerintah pusat. Dengan alasan yang berhak memutuskan perlu dibubarkannya Ahmadiyah, tergantung pemerintah pusat dan bukan daerah.

MUI Sukabumi Desak Ahmadiyah Dibubarkan

Radar Sukabumi --Majelis Ulama Kota dan Kabupaten Sukabumi menilai keberadaan kelompok Ahmadiyah memang harus dihapus di Indonesia, termasuk di Sukabumi. Alasannya tidak lain karena kelompok ini disebut beraliran sesat. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, KH Dedi Ismatullah mendesak pemerintah agar segera membubarkan Ahmadiyah yang sudah dianggap menyimpang dari pokok-pokok ajaran agama Islam. Ungkapan ini disampaikan Dedi selepas rapat koordinsi dengan Wakil Walikota Sukabumi Mulyono yang didampingi Asda II Dede Solehudin dan jajarannya, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Anwar yang didampingi Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Engkus Kuswaha, Kepala Bidang Tata Usaha (TU) Kementrian Agama Karimudin, Ketua Forum Komunitas Umat Beragama (FKUB), Ade Munhiyar dan Kepala Kesbangpol dan Linmas, Hardi harpan di Pusat kajian Islam (Puski) Kota Sukabumi, kemarin.

Kreatifitas Siswa Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Radar Sukabumi -- Walikota Sukabumi, Muslikh Abdussyukur membuka pelaksanaan Gala Aksi dan Prestasi (Galaksi) ke-6 SMAN 4 Kota Sukabumi, pada Rabu (16/2). Dalam sambutannya Walikota Sukabumi mengatakan kegiatan Galaksi tersebut untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat, juga sesuai dengan visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi tahun 2008-2013, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah Berparadigma Surgawi, Menuju Kota Sukabumi yang Cerdas, Sehat dan Sejahtera.

Sriwedari Juara Kadarkum Tingkat Kota Sukabumi

Radar Sukabumi -- Untuk menghindari salah tafsir dan mis komunikasi atau salah informasi yang berujung pada kejadian protes dan demonstrasi, huru -hara, atau sikap anarkis lainnya, Pemerintah Kota Sukabumi melalui Bagian Hukum Kota Sukabumi membentuk masyarakat sebagai kader yang sadar akan hukum dan perundang-undangan. Pembentukan masyarakat yang sadar hukum dibuktikan dengan digelarnya Lomba Keluarga Sadar akan Hukum (Kadarkum) tingkat kecamatan yang berlangsung di Halaman Kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi, beberapa waktu lalu. 

Slalom Ajang Bergengsi Pecinta Otomotif

Radar Sukabumi--Berbagai tipe mobil yang dikemudikan para pecinta otomotif mengikuti ajang Relly Wisata dan Slalom Race yang dibuka Walikota Sukabumi, Muslikh Abdussyukur di Jalur Lingkar Selatan, Baros, kemarin. Selain kontes dan lomba Slalom Race, perhelatan ini juga jadi ajang bagi pecinta otomotif untuk bertemu dan berunjuk gigi.
“Kegiatan kali ini diikuti 150 peserta Relly Wisata dan 52 peserta untuk Slalom Race," ujar Ketua Panitia Simpel yang mengadakan Evant, Eka Diantara kepada Radar Sukabumi, kemarin.

Ngabungbang di Sukawayana Palabuhanratu

Radar Sukabumi --Upacara adat ngabungbang di Palabuhanratu masih menjadi magnet luar biasa dari warga luar kota Sukabumi. Terbukti upacara yang difasilitasi Inna Samudera Beach Hotel (SBH) Palabuhanratu ini tetap dipadati ratusan peserta dari Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, Bekasi (Jabodetabek), Subang, Indramayu, Cirebon hingga Jogyakarta. Para peserta ini jauh-jauh datang ke Sukabumi hanya ingin membersihkan dan menyatukan cipta, rasa dan karsa untuk menghindarkan segala perilaku tidak baik, lahir maupun batin.

16 Februari 2011

Gurdacil di Kec. Cikakak Tanyakan Tunjangan

SUKABUMI, (PRLM).- Sejumlah guru di daerah terpencil atau biasa disebut gurdacil di Kec. Cikakak, mempertanyakan kepada pemerintah pusat alasan tidak mendapatkan uang tunjangan gurdacil dari APBN tahun lalu. Padahal, tahun-tahun sebelumnya yakni sejak 2007 hingga 2009, mereka sempat memperolehnya. Sementara untuk tahun ini, belum ada pengalokasian dari pemerintah pusat.

15 Februari 2011

Puluhan KK Korban Bencana Tanah Longsor di Gegerbitung Resah

SUKABUMI, (PRLM).- Sebanyak tujuh puluh dua Kepala keluarga (KK) di dua kampung Desa Sukamanah, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi diperintahkan segera meninggalkan tempat penampungan sementara (tampungsem) bencana tanah longsor.
Ultimatum pemilik lahan penampungan itu, memicu keresahan warga di Kampung Baru dan Kampung Warung Tepus. Karena sampai saat ini, mereka sama sekali tidak memiliki tanah pascabencana tanah longsor yang menerjang kawasan pemukiman warga Kampung Cipari beberapa waktu lalu.
“Mereka diperintahkan pemilik lahan tempat penampungan sementara untuk segera pindah. Bahkan belum lama ini rumah salah seorang korban bencana tanah longsor Cipari telah dibongkar paksa pemilik lahan. Pemilik lahan telah memerintahkan agar seluruh warga meninggalkan lahannya,” kata Ketua Panitian Relokasi Bencana Tanah Longsor Desa Sukamanah, Aef kepada "PRLM", Selasa (15/2). (A-162/A-147)***

DAK Disdik Kacau Balau, Oknum "Pentolan" Parpol Jadi Biang Kerok

Radar Sukabumi - Penyaluran dana alokasi khusus (DAK) buku di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi tahun 2010 kacau balau. Itu ketika sampai saat ini, penyaluran buku ke SD penerima program itu tak kunjung direalisasikan.

Jalan Sukaraja-Gegerbitung Rusak Berat

SUKABUMI, (PRLM).- Warga di sepanjang lintasan yang menghubungi Kecamatan Sukaraja, Cirenghas dan Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi mengeluhkan buruknya kondisi jalan disana. Hampir sebagian besar badan jalan di kawasan itu, rusak berat.

FKSD Kab. Sukabumi Berikan Pelatihan Dasar SAR pada Pelajar

SUKABUMI, (PRLM).- Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kab. Sukabumi akan memberikan pendidikan dan pelatihan dasar kepada para pelajar SMP dan SMA se-Kab. Sukabumi tentang upaya search and rescue (pencarian dan penyelamatan) dalam musibah bencana alam. Kegiatan pendidikan dan pelatihan dasar tersebut akan dilaksanakan pertengahan Maret nanti, bekerjasama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kab. Sukabumi serta instansi terkait lainnya.

Barongsai Turun, Warga Padati Yogya Dept Store

Jurnal Sukabumi - Kerinduan masyarakat Kota Sukabumi untuk melihat atraksi Barongsai akhirnya terobati. Itu terjadi setelah Yogya Departemen Store mengundang kelompok seni liong dan barongsai dari Tiong Gie Say Cileungsi Bogor. Suguhan atraksi digelar di lahan parkir lantai dua Toserba Yogya, Jalan RE. Martadinata Kota Sukabumi, Minggu (13/2) kemarin.

LPK Salon Citrasari Sukabumi Hangus Terbakar

Jurnal Sukabumi - Perisitwa kebakaran menimpa rumah milik H. Hidayat (63) di Jalan Aminta Azmali No. 100/13 Kampung Skip RT 05 RW 09 Kelurahan Sriwedari Kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi, Senin (14/2) kemarin. Si Jago merah melahap bangunan tempat tinggal yang kerap dijadikan juga sebagai salon kecantikan dan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) ”Citra Sari”. Akibat kejadian ini, pemilik rumah mengalami kerugian hingga mencapai sekitar Rp 100 juta.

9 Februari 2011

80 Persen TKI Sukabumi Tidak Terdata

SUKABUMI, (PRLM).- Sebanyak 80 persen Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Sukabumi tidak terdata. Pemerintah kesulitan melacak keberadaan mereka sehingga sulit melakukan upaya-upaya penyelamatan untuk mereka. Termasuk upaya pemulangan tenaga kerja yang saat ini bekerja di Mesir.
Menurut data kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, jumlah TKI asal Sukabumi mencapai 55.207 orang. "Sementara yang tercatat di kami hanya sekitar 12.000 orang. Artinya, sekitar 80 persennya tidak terdata," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kab. Sukabumi Iwan Ridwan ditemui di kantornya Jln. Pelabuhan II Kab. Sukabumi, Selasa (8/2).

Meski Aman, Jamaah Ahmadiyah Sukabumi Tetap Khawatir

SUKABUMI, (PRLM).- Kota Sukabumi tetap kondusif pasca-insiden Cikeusik yang menimpa jamaah Ahmadiyah. Meski demikian, insiden tersebut tetap menimbulkan kekhawatiran bagi jamaah Ahmadiyah di Kota Sukabumi. Namun mereka tetap melaksanakan kegiatannya sehari-hari seperti biasa.
“Secara langsung tidak ada dampak. Suasana di sini kondusif, kerjasama dengan kepolisian juga baik. Secara tidak langsung, kami jadi khawatir dan was-was. Apalagi dengan pemberitaan media yang terus-menerus, bagaimana nanti orang melihat kami dan anak-anak kami,” kata mubalig Ahmadiyah untuk wilayah Sukabumi dan Cianjur Deli Sadeli Fathol Ahmad ditemui di Masjid Bilal Jln. Sriwedari Kel. Sriwedari, Kec. Gunung Puyuh Kota Sukabumi, Selasa (8/2).

Kab. Sukabumi Pertanyakan Status Daerah Tertinggal

SUKABUMI, (PRLM).- DPRD Kab. Sukabumi akan melakukan rapat dengar pendapat (hearing) dengan kantor Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk mempertanyakan status Kab. Sukabumi yang hingga kini masih termasuk ke dalam daftar daerah tertinggal di Jawa Barat. Pasalnya, sampai sekarang kriteria penilaian yang dibuat oleh pemerintah pusat dinilai belum jelas.
“Terus terang, saya juga masih bingung barometer dan kriteria penilaian sehingga Kab. Sukabumi masih termasuk ke dalam daftar daerah tertinggal ini apa? Sebab yang saya tahu, pembangunan di Kab. Sukabumi ini cukup bagus, bahkan menunjukan peningkatan yang signifikan. Supaya lebih jelas lagi, kami dalam waktu dekat ini akan minta hearing dengan KPDT termasuk Bappenas,” kata Ketua DPRD Kab.Sukabumi, Badri Suhendi, S.IP., ketika ditemui di Palabuhanratu, Selasa (8/2).

Petani Diimbau untuk Menunda Penjualan Gabah

SUKABUMI, (PRLM).- Untuk mengantisipasi melemahnya harga gabah, Dinas Pertanian Kota Sukabumi telah mengimbau agar para petani tidak serta merta menjual hasil produksinya. Para petani diharapkan untuk mengeringkan padi terlebih dahulu hingga hasilnya lebih baik.
Langkah tersebut dilakukan selain untuk menunggu hingga harga kembali stabil sehingga tidak merugikan para petani. “Mudah-mudahan dengan menahan hasil produksinya sebelum dijual harga gabah dapat lebih baik. Saat ini, harga gabah di sejumlah petani relatif stabil hingga mencapai Rp 2.900/kg. Mudah-mudahan hingga panen mendatang harga gabah stabil,” kata Kepala Dinas Pertanian Kota Sukabumi, Kardina Karsoedi kepada "PRLM", Rabu (9/2). (A-162/kur)***

Anomali Cuaca Ekstrem Turunkan Kualitas Padi

SUKABUMI, (PRLM).- Petani di Kota dan Kabupaten Sukabumi mengeluhkan kualitas hasil tanamannya. Hampir sebagian besar hasil tanamannya diperoleh tidak optimal. Selain serangan hama yang merusak hampir sebagian besar tanamannya, juga anomali cuaca ekstrem sangat mempengaruhi hasil jerih payahnya.

8 Februari 2011

Polisi Perketat Pengamanan di Kota Sukabumi

SUKABUMI, (PRLM).-K epolisian Resort (Polres) Sukabumi Kota tidak hanya mengamankan mesjid Ahmadiyah di Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi saja. Namun pengamanan telah dilakukan dibeberapa rumah warga jamaah Ahmadiyah di Kampung Panjalu, Desa Warnasari, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi.
“Pengamanan lebih ditingkatkan pasca kerusuhan di Pandeglang, Banten beberapa waktu lalu. Kami telah menempatkan personil didua titik berbeda untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan pasca kerusuhan disana,” kata Wakil Kepala Kepolisian Resort (Polres) Sukabumi Kota, Komisaris Polisi (Kompol) Adiwijaya kepada "PRLM", Selasa (8/2). (A-162/kur)***

Pertahankan Seni Sunda di Sukabumi

Radar Sukabumi -- Seni Sunda gamelan yang sudah jarang kita dengar di lingkungan Sukabumi kini dengan adanya Euis Masripah (51 tahun) dan Eman Sulaiman(54 tahun) dengan diberi nama gruop Gapura Emas, Nama ” Gapura Emas ” sendiri mempunyai makna :
Gapura –> Garapan Sapala Putra, Emas-> Euis Eman Sulaiman. Gapura Emas ini selalu tampil dari pangung ke panggung untuk memenuhi undangan yang mereka dapat jika ada acara pernikahan. Gapura Emas ini dipimpin Euis Eman yang sudah berjalan sejak tahun 1998 ini mengaku sangat senang dengan memajukan Seni Sunda. Sejak kecil saya sudah di ajarkan oleh ibu saya, ujar Euis kepada Radar Sukabumi.

Ahmadiyah Sukabumi Tahajud Bersama

Radar Sukabumi --Warga Ahmadiyah di Sukabumi mengadakan salat tahajud dan doa bersama, terkait bentrokan di Cikeusik, Pandeglang, Banten, Senin (7/2) malam. Doa bersama ini berlangsung di areal Masjid Bilal milik jamaah Ahmadiyah di jalan Sriwidari RT 6/RW 1 Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Meski kondusif, beberapa polisi berjaga-jaga untuk memastikan suasana lokasi tersebut aman.

Ikan Asin Mengandung Pemutih Beredar di Pasar

SUKABUMI (SINDO) – Dinas Koperasi,Perindustrian, Perdagangan dan Pasar (Diskoperindagsar) Kabupaten Sukabumi mengungkap peredaran ikan asin di sejumlah pasar tradisional yang diduga mengandung zat berbahaya yang biasa digunakan pada pemutih pakaian.

BMKG Palabuhanratu Jadi Pusat Penelitian

SUKABUMI, (PRLM).- Kantor Obsevatori Geofisika, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Palabuhanratu, Kab. Sukabumi, akan menjadi pusat penelitian dan pengamatan cuaca, iklim serta gempa yang memiliki peralatan terlengkap se-Indonesia. Bahkan kelengkapan peralatannya akan menjadi projek percontohan bagi kantor-kantor BMKG lainnya secara nasional.

HNSI Sukabumi Minta Pemerintah Sediakan Peralatan Penangkapan Ikan

SUKABUMI, (PRLM).- Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kab. Sukabumi, mengharapkan agar pemerintah melengkapi bantuan enam unit kapal 30 GT (gross ton) dengan satu paket peralatan canggih yang bisa mendongkrak hasil tangkapan ikan nelayan. Paket peralatan tersebut, antara lain JPS yakni alat untuk mendeteksi titik koordinat di tengah laut, fish finder yaitu alat untuk mencari tempat berkumpulnya ikan di dalam laut. Selain itu, elektro fish yakni alat untuk memanggil gerombolan ikan serta radio SSB yaitu alat komunikasi antara nahkoda dengan petugas di darat.

Siswa KC Sukabumi Tewas Dibacok

Radar Sukabumi - Seorang siswa SMK Kartika Candra (KC) Kota Sukabumi, Ade Sugiana (16) tewas dibacok dalam tawuran di Kampung Bangkongreang Desa Benda Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi, Sabtu sore (5/1) lalu. Korban lainnya Dede Eka (16) siswa SMK KC yang duduk di kelas I dalam kondisi kritis akibat luka sabetan senjata tajam di tangan, jari hampir putus dan luka di sekitar anggota tubuh lainya. Sementara, Muhammad Rian (16), yang merupakan teman satu kelas Dede mengalami luka di sekitar kepala akibat lemparan batu.

4 Februari 2011

Helmy Tampil, Sekda Mundur

Jurnal Sukabumi – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi, Muhammad Muraz memilih mundur dari Ketua Badan Pengawas PDAM Tirta Bumi Wibawa (TBW). Pengunduran itu terjadi setelah Walikota Sukabumi mengangkat Helmy Soetikno sebagai Direktur PDAM TBW Kota Sukabumi. Jabatan Ketua Dewan Pengawas akhirnya ditempati H. Kostaman yang juga menjabat Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPAKAD) Kota Sukabumi.

Pengadilan Agama Gulirkan Justice for All

Jurnal Sukabumi - Pengadilan Agama Kota Sukabumi akan menggulirkan program justice for all . Program ini akan diberikan kepada masyarakat yang akan mencari keadilan. Ketua Pengadilan Agama Kota Sukabumi, Yusuf Effendi mengatakan, pihaknya siap memberikan pelayanan gratis untuk 82 khusus bagi warga kurang mampu.

Kelurahan Selabatu Salurkan DDUPB

Jurnal Sukabumi – Kelurahan Selabatu Kecamatan Cikole Kota Sukabumi menggulirkan Dana Daerah Untuk Pembangunan Bersama (DDUPB) Tahun 2011. Dana sebesar Rp 40 juta ini diserahkan Ketua Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Kelurahan Selabatu, H. Yoyong. Alokasi dana sebesar Rp 23 juta diperuntukan bagi pengadaan sarana dan prasarana Posyandu.

31 Januari 2011

Pembangunan Mesjid RS Bunut Butuh Rp1,37 M

Radar Sukabumi -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R Syamsudin Kota Sukabumi menggelar peletakan batu pertama rencana pembangunan Masjid Al-Ikhlas RSUD R Syamsudin pekan lalu. Prosesi acara berlangsung selepas salat berjamaah Jum'at (28/1). Kegiatan diprakarsai Direktur RSUD R Syamsudin, dr Suherman. Rencana pembangunan dilakukan sehubungan masjid yang pernah direnovasi sebanyak empat kali tersebut tidak bisa menampung jamaah dalam jumlah banyak dan kondisinya kurang representatif. "Masjid perlu dibangun, sehubungan kalau banyak pengunjung yang datang ke rumah sakit ini, sudah tidak muat lagi. Kasihan kan kalau mereka harus salat di halaman. Selain itu, tempatnya terlalu berdekatan dengan ruangan jenazah," tutur Suherman.

Kelas III Gratis, Jamkesmas Ditiadakan

Radar Sukabumi -- Warga miskin di Kota Sukabumi, berharap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang mudah dan gratis. Terlebih dengan semakin meningkatnya biaya hidup di kota moci ini. Jaminan Kesehatan Masyararakat (Jamkesmas) ternyata masih belum mampu meringankan beban biaya. Sebagian besar dari mereka, untuk membayar biaya perawatan di Ruang Kelas III di RSUD R.Syamsudin saja merasa keberatan. "Keinginan kami sebagai warga miskin, biaya perawatan bisa gratis. Dengan seperti itu, beban kami sebagai warga tidak mampu akan berkurang," tutur seorang pasien, Teti (47), kepada Radar Sukabumi pagi kemarin.

Interaktif, Training Jurnalistik oleh Robbani

Radar Sukabumi -- Training Jurnalistik yang diselenggarakan LSM Robbani Sukabumi di Gedung Negara Pendopo Sukabumi berlangsung meriah, kemarin. Dialog internatif seputar dunia jurnalistik terjadi antara pembicara dengan peserta. Peserta yang mengikuti dialog ini berjumlah 50 orang. Semuanya pelajar se-Kota dan Kabupaten Sukabumi. Pada termin pertama, materi diisi oleh Rojab Asyari dari Harian Jurnal Nasional. Sedangkan pemateri Didiet Rahma Aditya yang juga Redaktur/Korlip Harian Radar Sukabumi tampil sebagai pembicara termin kedua. Suasana begitu hangat, pesertapun dibuat interaktif ketika pemateri Didiet memaparkan materi tentang Jurnalistik Dasar. Dalam pemaparannya para peserta diberi pengertian seputar apa itu profesi seorang jurnalis/reporter/wartawan/wartawati. Pemateri juga menyampaikan Karakter Seorang Jurnalis, sampai kepada Teknik Pembuatan Berita yang benar sesuai EYD dan Teknik Dasar Wawancara.

27 Januari 2011

Audit Dana Abadi KTNA Kab. Sukabumi Rampung

SUKABUMI (SINDO) – Kejaksaan Negeri Cibadak,Kabupaten Sukabumi kembali melanjutkan proses penyidikan dugaan korupsi dana abadi kontak tani dan nelayanan dalan(KTNA) sebesar Rp250 juta.

Nasi Timbel Diusulkan Jadi Warisan Budaya Dunia

BANDUNG (SINDO) – Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional (BPSNT) Bandung mengusulkan nasi timbel masuk dalam 99 jenis warisan budaya ke Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan (UNESCO).
Sebelumnya, UNESCO secara resmi mengakui angklung, batik, keris, dan wayang sebagai warisan budaya. Kepala BPSNT Bandung Toto Sucipto mengatakan, pendataan warisan budaya tak benda yang tersebar di Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, dan Lampung ini dilakukan sejak pertengahan 2010 lalu.

Ulama & Mahasiswa Minta Bupati Hentikan Maksiat di Pasar Monyet

PALABUHANRATU, (PRLM).- Kalangan ulama dan mahasiswa di Kab. Sukabumi mendesak kepada Bupati Sukabumi, H. Sukmawijaya, M.M., supaya menghentikan sekaligus menghilangkan praktik prostitusi dan penjualan minuman keras (miras) di warung remang-remang (warem) di pasar monyet yang ada di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Sukawayana di Kec. Palabuhanratu dan Cikakak. Sebab, praktik kemaksiatan itu telah bertolak belakang dengan visi Kab. Sukabumi yaitu mewujudkan masyarakat berakhlak mulia dan menciptakan daerah Mubarokah.

26 Januari 2011

Menteri PDT “Tampar” Bupati Sukabumi, Disebut Daerah Tertinggal

Jurnal Sukabumi - Pernyataan Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (Meneg PDT), Helmy Faisal Zaini menjadikan tamparan bagi Bupati Sukabumi. Helmy menyatakan kembali mengenai predikat Kabupaten Sukabumi sebagai salah satu daerah tertinggal di Indonesia. Penegasan itu diungkapkan Helmy saat memberikan sambutan pada Peringatan Hari Gizi Nasional yang berlangsung di SDN Bojong Cikembar Kabupaten Sukabumi, Selasa (25/1) kemarin.

25 Januari 2011

Gara-gara Salah Kirim SMS, Siswi SMA Itu Jadi Korban Perkosaan

SUKABUMI, (PRLM).- AJ (16) warga Cibolang, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Senin (23/1) mendatangi Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Sukabumi Kota. Pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMA) cukup ternama di Kota Sukabumi itu, diduga menjadi korban perkosaan. Korban sempat disekap tersangka RJ (23) warga Cilangla, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, hingga seharian. Korban dipaksa melakukan hubungan badan di sebuah hotel di bilangan Desa Warnasaari, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi.

Bubarkan Sekolah yang Sering Tawuran

Jurnal Sukabumi - Maraknya aksi tawuran di kalangan pelajar mengundang kecemasan warga Kota Sukabumi. Akibatnya, tidak sedikit warga yang meminta Dinas Pendidikan Kota Sukabumi untuk melakukan tindakan tegas. Bahkan beberapa warga meminta agar sekolah yang siswanya sering terlibat tawuran agar dibubarkan dinas terkait.

Warem di Pasar Monyet Palabuhanratu akan Ditertibkan

SUKABUMI, (PRLM).- Tim Penataan dan Penertiban Warung (TPPW) Taman Wisata Alam (TWA) Sukawayana, akan menertibkan warung remang-remang (warem) di kawasan pasar monyet di Kec. Palabuhanratu dan Cikakak yang kerapkali dipakai praktik prostitusi. Pasalnya, selain keberadaannya telah merusak citra pariwisata Palabuhanratu, juga telah mencoreng visi Kab. Sukabumi dalam menciptakan masyarakat berakhlak mulia.

24 Januari 2011

Isteri Polisi Menipu Warga Nagrak

NAGRAK (Radar Sukabumi) -- Warga yang menjadi korban penipuan TI (29) masih menunggu hasil penyelidikan pihak Polsek Nagrak, Kabupaten Sukabumi yang meminta secepat mungkin menemukan pelaku. Sebelumnya, masyarakat yang mengaku dirugikan oleh pelaku menggelar aksi unjukrasa di halaman polsek Nagrak. Masyarakat mengancam akan melakukan unjukrasa yang lebih besar jika waktu 7 X 24 jam polisi tidak menemukan keberadaan pelaku yang merupakan istri seorang anggota Polsek Nagrak, RD (40) berpangkat Aipda tersebut.

Nelayan Palabuhanratu Tolak Bantuan Kapal 30 GT Jika Imbal Balik

SUKABUMI, (PRLM).- Sejumlah nelayan Palabuhanratu menolak bantuan kapal 30 GT (gross ton) dari pemerintah pusat apabila dilakukan dengan cara imbal balik dengan perahu-perahu kecil. Cara imbal balik tersebut, yakni pemerintah memberikan bantuan kapal 30 GT sejenis kapal longline kepada nelayan, namun perahu-perahu kecil milik nelayan akan ditarik oleh pemerintah.

Polres Sukabumi Tangkap Tersangka Pelaku Trafficking

SUKABUMI, (PRLM).- Tersangka pelaku trafficking kembali diamankan petugas Kepolisian Resort (Polres) Sukabumi Kota. HN (42) warga Mangga Besar Jakarta Utara diamankan petugas di salah satu tempat hiburan di Jakarta.
Tersangka berhasil diboyong petugas ke Kota Sukabumi untuk dimintai keterangan. HN diduga merupakan bagian dari anggota jaringan sindikat perdagangan perempuan yang berhasil diamankan petugas. Dia terus dimintai keterangan secara intensif terkait dugaan perdagangan manusia.

22 Januari 2011

Juragan Bakso Dirampok

Jurnal Sukabumi - Kawanan perampok bersenjata tajam (sajam) menyatroni rumah Wagiman (57) di Kampung Cijangkar, Gang Setuju RT 02 RW 06 Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Jumat (21/1) dini hari. Mereka berhasil membawa kabur uang sebesar Rp 45 juta bersama perhiasan emas milik juragan bakso “Sido Mampir” tersebut. Kawanan perampok sempat melumpuhkan dua penjaga rumah yang sedang tertidur pulas.

21 Januari 2011

Sering Diusir, Pemulung Nekad Habisi Tentara

SUKABUMI, (PRLM).- Dari hasil rekaulang pembunuhan anggota Markas Distrik Militer (Makodim) Sukabumi, Kamis (20/1) terungkap, tersangka nekad menghabisi Kopral Satu (Koptu) Asep Sudrajat (50) karena merasa terganggu kegiatannya di sana. JN yang selama ini beristirahat dan melakukan aktivitasnya sebagai pemulung kardus bekas di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) sering diusir korban untuk meninggalkan areal itu.

20 Januari 2011

Oknum Kejaksaan dan Wartawan Peras Kades

Foto irwan/radarsukabumi
Radar Sukabumi -- Oknum pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibadak berinisial SH dengan seorang wartawan tabloid mingguan inisial HT, nyaris dimassa lantaran diduga melakukan pemerasan terhadap Kepala Desa (Kades) Hegarmanah, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jaenudin, kemarin (19/1). Puluhan warga Desa Hegarmanah Kecamatan Warungkiara geram terhadap ulah SH dan HT tersebut, beruntung keduanya sepat diamankan polisi ke Mapolsek Warungkiara.

Tim Medis Pastikan Tersangka Pembunuh Tentara Alami Gangguan Jiwa

SUKABUMI, (PRLM).- Karena keterangan pelaku pembunuhan anggota Kodim Sukabumi berubah-rubah. Akhirnya Kepolisian Resort (Polres) Sukabumi Kota membawa tersangka, JN (20) ke Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Syamsudim. Tim medis dari specialis kejiwaan memeriksa kejiwaan tersangka.

Warung di Sukawayana tak akan Direlokasi

SUKABUMI, (PRLM).- Pihak kehutanan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) selaku pemilik lahan Taman Wisata Alam (TWA) Sukawayana, Palabuhanratu dan CV Batu Alam (BA) selaku pemegang izin pengusahaan pariwisata di TWA Sukawayana, memberi kesempatan kepada para pedagang untuk tetap berjualan di kawasan TWA Sukawayana. Akan tetapi, mereka tidak boleh tinggal dan menetap di warungnya.

19 Januari 2011

Anggota Kodim Tewas Dianiaya Pemulung

Foto : Pikiran Rakyat
SUKABUMI, (PRLM).- Anggota Markas Distrik Militer (Makodim) Sukabumi, Kopral Satu (Koptu) Asep Sudrajat tewas dianiaya pemulung, Rabu (19/1). Warga Kebon Kelapa, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi tewas mengenaskan ditempat kejadian perkara (TKP)tepatnya di Jl Stasiun Timur dalam kondisi bersimpah darah pada bagian kepalanya.

70 Kantor Desa di Kab. Sukabumi Rusak

SUKABUMI, (PRLM).- Sebanyak 70 kantor desa di Kab. Sukabumi, kondisi bangunannya rusak parah. Kendati kondisinya rusak berat bahkan ada yang nyaris ambruk, namun sayangnya Pemkab Sukabumi belum bisa memperbaikinya akibat keterbatasan anggaran. Padahal, fungsi pemerintahan desa merupakan lini terdepan dalam melayani kepentingan dan kebutuhan masyarakat secara langsung.

The Changcuters Siap Guncang Sukabumi

Radar Sukabumi -- PT. Gudang Garam tbk kembali melucurkan produk baru, NUSA. Produk terbaru ini mengusung tagline “TOTALITAS SEBUAH KUALITAS”. Bagaikan seorang seniman yang membuat karya seni ukir pada sebatang korek api, untuk menghasilkan ukiran yang baik pada sebatang korek api yang sangat kecil, tentu saja memerlukan ketelitian, kesungguhan, dan TOTALITAS.
Sesuai dengan gambaran tersebut di atas, maka dalam rangka peluncuran rokok baru ini, NUSA mencoba menyapa calon konsumennya selain melalui iklan di media TV, juga meluncurkan sebuah KONSER MUSIK yang berbeda dengan konser musik yang selama ini pernah ada. Konser yang BARU PERTAMA KALI diadakan di Indonesia, yaitu sebuah konser yang mengkolaborasikan antara SENI dan MUSIK dalam satu panggung.

Heboh Hantu Merah, Setan Merah Makin Bikin Penasaran

Foto Jurnal Sukabumi
Jurnal Sukabumi – Video berisi rekaman penampakan Hantu Merah yang terjadi di Kecamatan Nagrak membuat gempar warga Sukabumi. Video berdurasi sekitar lima menit tersebut kini sudah tersebar luas hingga peredarannya masuk ke dalam situs terkenal youtube. Dalam tayangan video terlihat jelas penampakan sesosok perempuan berbaju merah yang sempat terekam keluarga Ika Jayasantika yang tinggal di Kampung Nagrak Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi.
Foto : Radar Sukabumi

Pemerintah Gratiskan Pasien Kelas III

Radar Sukabumi --Jakarta--Kabar gembira bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Mulai tahun ini, pemerintah lewat Kementerian Kesehatan menggratiskan pasien kelas III tanpa syarat apapun.
“Tahun ini, Kemenkes menggratiskan perawatan pasien kelas III di seluruh rumah sakit. Hal ini saya tuangkan dalam peraturan Menkes,” kata Menkes Endang Rayahu Sedyaningsih dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, Selasa (18/1).

Walikota Sukabumi Terima “Leadership MDGs Award”

JAKARTA, (PRLM).- Sebanyak 14 bupati/walikota menerima anugerah “Leadership MDGs Award”. Dua penerima di antaranya berasal dari Jawa Barat, yaitu Walikota Sukabumi H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur dan Bupati Tasikmalaya H. Tatang Farhanul Hakim.

Video Setan Merah Gegerkan Nagrak

Foto : Andri/Radar Sukabumi
Radar Sukabumi --Penampakan mahkhluk halus ‘setan merah’ lewat sebuah kamera video ponsel menggegerkan warga Kampung/Desa Nagrak Selatan Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Di dalam video yang berdurasi lima menit tersebut, menampakan wujud penampakan hantu anak kecil dengan pakaian merah yang secara kebetulan berhasil direkam di sebuah rumah milik warga Nagrak. Kendati video ini didapatkan sekitar tahun 2009 namun gambar video tersebut membuat bulu kuduk berdiri alias ketakutan jika melintas di rumah tersebut.

Nelayan Palabuhanratu Akhirnya Terima Bantuan Perahu 30 GT

SUKABUMI, (PRLM).- Nelayan Palabuhanratu akhirnya berubah pikiran mau menerima bantuan enam unit perahu 30 GT (gross ton) dari pemerintah pusat, tahun ini. Sementara tahun kemarin, mereka menolak bantuan perahu tersebut karena dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Pasalnya, kebutuhan nelayan Palabuhanratu saat itu ingin dibantu perahu rumpon.

18 Januari 2011

Tiga Putri Dadun Jadi Korban Traffiking, Satu Masih Hilang

SUKABUMI, (PRLM).- Dadun Mulyadi (52) warga Kampung Muara, Desa Jambe Nenggang, Kecamatan Kebon Pedes, Kabupaten Sukabumi merasa sangat berdosa seiring belum ditemukan keberadaan putri ketiganya, Dede Irma (16). Dede yang diyakini masih berada di Kualalumpur Malaysia diduga menjadi salah satu korban trafficking.

SLC Kritik Penanganan Kasus Alkes Gate

Jurnal Sukabumi - Sukabumi Lawyer Club (SLC) mengkritik kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibadak dalam penanganan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan obat dan alat-alat kesehatan di RSUD Sekarwangi. Lembaga kumpulan pengacara ini mengganggap kinerja tim penyidik Alkes Gate terkesan lambat. Kinerja seperti ini berpotensi menimbulkan tuduhan miring terhadap lembaga penegakkan hukum.

20 Perusahaan Tunda UMK

Kabupaten Sukabumi Tempati Rangking Pertama di Jawa Barat
Jurnal Sukabumi – Kabupaten Sukabumi menempati ranking pertama dalam daftar perusahaan di Jawa Barat yang mendapat ijin penangguhan upah minimum Kota/Kabupaten (UMK) tahun 2011. Dari 50 perusahaan yang diizinkan Gubernur Jawa Barat, sebanyak 20 perusahaan berasal dari Kabupaten Sukabumi. Daftar perusahaan yang mendapat kelonggoran UMK itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Jabar Nomor 561/Kep.101-Bangsos/2011 tertanggal 13 Januari 2011.

Rampok Nasabah BNI Diringkus

Jurnal Sukabumi - Tiga kawanan perampok yang sering meresahkan nasabah bank berhasil dibekuk jajaran Polres Sukabumi Kota. Sebelum ditangkap, perampok sempat berusaha merampas uang milik nasabah BNI, Ny Eem Suhaemi (50) di dalam sebuah angkot. Mereka akhirnya diciduk petugas saat melarikan diri ke daerah Sudajaya Girang Kecamatan Sukabumi, Senin (17/1) kemarin.

Dua Ibu Rumah Tangga Berhasil Menghajar Empat Pencopet

SUKABUMI, (PRLM).- Ny. Eem Suhaemi (58) dan Ny. Sri Nurhayati (41) warga Kampung Parung Seah, Desa Parung Seah, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Senin (17/1), berhasil menghajar empat tersangka pelaku copet yang berusaha merebut uang yang tersimpan di dalam tasnya.

Kerjasama Pemakaian Lahan SBH untuk Relokasi Pedagang, Belum Jelas

SUKABUMI, (PRLM).- Bentuk kerjasama pemakaian lahan milik Samudra Beach Hotel (SBH) oleh Pemkab Sukabumi untuk relokasi ratusan warung di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Sukawayana di Kec. Cikakak, hingga kini belum ada kejelasan. Hal itu sehubungan saat ini Pemkab Sukabumi baru sebatas mengirimkan surat pengajuan izin pemakaian lahan milik SBH di Pantai Karangnaya, Kec. Cikakak.

Awal Januari Ini, Lima Warga Sukabumi Jadi Korban Trafficking

SUKABUMI, (PRLM).- Dalam sepekan terakhir ini, warga yang melaporkan anggota keluarga diduga menjadi korban trafficking (perdagangan manusia) terus berdatangan. Mereka mendatangi kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Kabupaten Sukabumi untuk meminta bantuan.

Polres Sukabumi Tangkap Tersangka Trafficking

SUKABUMI, (PRLM).- Markas Kepolisian Resort (Polres) Sukabumi Kota, Senin (17/1), berhasil mengamankan tersangka pelaku trafficking, SR (54) warga Kampung Cempaka Putih, Jakarta Pusat. SR diamankan petugas Buru Sergap (Buser) dan Unit Perlindung Perempuan dan Anak (PPA) Reserse dan Kriminalitas (Reskrim).

17 Januari 2011

Dewan Merasa Ditampar

Kasus Pemulung Makan Sampah, Pemkot Harus Tanggungjawab
foto :perli/radar sukabumi
RADAR SUKABUMI -- Telinga Anggota DPRD Kota Sukabumi dibuat panas dengan kasus pemulung TPA Cikundul Lembursitu yang terpaksa makan sampah gara-gara tak memiliki cukup uang. Mereka meminta Pemkot Sukabumi bertanggungjawab dengan fenomena yang kabarnya terjadi cukup lama dan menjadi hal biasa bagi mereka saat mencari rezeki di antara tumpukan sampah. 

MUGI, Tawarkan Terampil Teknologi Masa Kini

Foto : Isep/Radar Sukabumi
RADAR SUKABUMI -- Agar masyakat mampu dapat mengoptimalkan fasilitas teknologi yang selama ini terus berkebang pesat. Ketua Pelaksana Seminar Bina Sarana Informatika (BSI) Sukabumi, Denisa Rachman mengatakan selama ini masyarakat sukabumi masih dapat dikatanakn kurang mamahami tentang microsoft sehingga BSI, PMII dan Microsoft User Group Indonesia (MUGI) Kampus Sukabumi menggelar sebuah seminar dengan tema The WOW of The Technology Microsoft di Gedung Islamic Center yang dihadiri oleh 300 peserta dari mulai pelajar SMA sampai mahasiswa. 

Tidak Hanya Berkualitas, Tapi Kreatif

Foto Sri/Radar Sukabumi
RADAR SUKABUMI --145 Mahasiswa STIE Penguji Diwisuda CIKOLE -- Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Penguji Sukabumi mewisuda sebanyak 145 sarjana baru dan ahli madya melalui sidang senat terbuka di Aula STIE Penguji, Sabtu (08/01) lalu. Wisuda angkatan ke X tersebut dihadiri Wakil Walikota Sukabumi, Mulyono. Mereka yang diwisuda berasal dari tiga program studi yakni Strata 1 Manajeman, Diploma 3 Manajemen dan Diploma 3 Akuntansi. 

16 Januari 2011

Bapak dan Anak Kritis Akibat Ledakan

SUKABUMI, (PRLM). Amin (52) dan Udi (24) warga Kampung Cipeut, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Minggu (16/1) terpaksa dilarikan warga ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamsudin, Kota Sukabumi. Mereka mengalami luka cukup serius akibat ledakan yang menimpa saat tengah memperbaiki rumahnya.

15 Januari 2011

Warga Sukamantri Laporkan Warga Belanda

SUKABUMI, (PRLM).- Puluhan warga Perumahan Bumi Cisaat (PBC) Kampung Sukamantri, Desa Sukamantri, Kecamatan Cisaat, Sabtu (16/1) mendatangi Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Sukabumi Kota. Mereka melaporkan empat orang warga Belanda dengan tuduhan telah menggangu ketertiban umum di wilayahnya.

Dua Angkot dan Satu Rumah Tertimpa Pohon Besar

SUKABUMI, (PRLM),-Hujan deras disertai angin besar, Sabtu (16/1) melanda Kota dan Kabupaten Sukabumi. Akibatnya, dua mobil angkutan kota (Angkot) dan satu rumah milik warga rusak berat tertimpa pohon besar. Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun suasana mencekam sempat melanda warga saat angin kencang menerjang kawasan rumah warga.

Kantor Disosnaker & PBA Kota Sukabumi Akan Pindah

Web Kota Sukabumi--Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Penanggulangan Bencana (Dinsostek PB) Kota Sukabumi, yang sekarang berlokasi di Jalan Pabuaran, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, menurut rencana akan dipindahkan ke Jalan Ciaul Pasir, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.

Tarif Layanan Kesehatan Di RS BUNUT Akan Dinaikkan

Web Kota Sukabumi --Tarif layanan kesehatan Kelas 1 dan Kelas Utama atau VIP, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, pada akhir bulan Januari 2011, menurut rencana akan dinaikan, antara 15 sampai dengan 25 persen. Direktur RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, Dokter H. Suherman, MKM. Menjelaskan, rencana dinaikannya tarif tersebut, mengacu pada Peraturan Walikota (Perwal) Sukabumi, Nomor 22 Tahun 2010, Tentang Tarif Pelayanan Kesehatan, serta telah diusulkan dan diproses sejak 4 tahun yang lalu.

Kejari Lidik Kasus Lingsel

Radar Sukabumi -- Penyelidikan kasus dugaan korupsi pembebasan lahan Proyek Jalan Lingkar Selatan (Lingsel) kembali digeber Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukabumi, awal tahun ini. Untuk mengumpulkan data dan bukti, penyidik akan memeriksa sejumlah pejabat Pemkot Sukabumi. Salah satunya yang akan dimintai keterangan sebagai saksi dalam waktu dekat adalah Kepala Dinas Pengelolaan Persampahan, Pertamanan dan Pemakaman Kota Sukabumi, Fifi Kusumajaya yang saat kasus ini bergulir menjabat Asisten Daerah II Kota Sukabumi.

Gadis Kebonpedes Korban Trafficking

Foto Radar Sukabumi
Radar Sukabumi -- Nasib pahit yang dialami Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Sukabumi seakan belum pernah berakhir. Seperti Dela Suryati binti Mulyadi. Mantan TKW Negeri Jiran Malaysia ini diduga korban trafficking atau perdagangan manusia. Gadis asal Kp Muara RT 03/05 Ds Jambenenggang Kec Kebonpedes Kab Sukabumi ini juga korban pemerkosaan kerabat majikannya saat masih bekerja di Malaysia.
Dela bisa pulang ke tanah air setelah ditemukan seorang relawan asal Kabupaten Subang bernama Irfan di salah satu hutan. Saat itu, Dela disinyalir pendarahan pada kandungannya setelah sebelumnya diperkosa.

Laut Selatan Jabar Bebas Pencurian Ikan

SUKABUMI, (PRLM).- Wilayah perairan Samudra Hindia khususnya di laut selatan Jawa Barat, bebas dari pencurian ikan oleh kapal-kapal asing. Hanya saja, permasalahan yang kerap terjadi di wilayah laut selatan Jawa Barat, yakni masih terjadinya pengkavlingan daerah tangkapan ikan (zona fishing ground) antar nelayan lokal. Kondisi itu sebagai salah satu dampak negatif dari kebijakan otonomi daerah.

Dua Pembantai Gozali Ditangkap

Foto : perli/Radarsukabumi
Radar Sukabumi -- Masih ingat pembantaian Gozali? Warga Citengkor Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi yang juga tetangga Bupati Sukabumi itu tewas setelah dianiaya enam pelajar SMK Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Kota Sukabumi. Dari tiga pelaku yang buron selama enam bulan terakhir, dua di antaranya ditangkap, kemarin.
Kedua pelaku, Ahmad Taufik (18) warga Kampung Baru, Desa Pasir Halang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi dan Cepi Riana alias Mamin (20) warga Sindang Sari, Cipanengah, Kelurahan/Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi. Mereka dibekuk jajaran Satreskrim Polres Sukabumi Kota di rumah orang tuanya masing.

Pelajar Tersangka Pembunuh Sadis Dibekuk Polisi

SUKABUMI, (PRLM).- Dua dari tiga pelajar tersangka pelaku pembunuhan sadis, Jumat (15/1) berhasil diamankan petugas kepolisian Resort (Polres) Sukabumi Kota. Petugas sempat kewalahan saat akan mengamankan otak pelaku pembunuhan. Mereka harus kerja keras saat akan menangkap dua pelajar Sekolah Menengah Kejuruaan (SMK) “A” karena mencoba melarikan diri.

14 Januari 2011

Raperda Kenaikan Tarif RSUD Ditolak

SUKABUMI (KORAN SINDO) – Komisi III DPRD Kota Sukabumi mengancam akan menolak rancangan peraturan daerah (raperda) tentang kenaikan tarif ruang perawatan kelas II dan III di RSUD R Syamsudin.
Rencana kenaikan tarif tersebut akan menghilangkan fungsi sosial rumah sakit dan kembali membebani rakyat miskin. “Kami dapat memastikan akan menolak rencana kenaikan tarif ruang perawatan kelas ekonomi. Masyarakat akan semakin kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan jika biayanya mahal. Terlebih, kenaikan tarif ini semakin menunjukkan rumah sakit lebih didominasi fungsi bisnis ketimbang fungsi sosialnya,” kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Sukabumi Tatan Kustandi.

Pemkab Sukabumi Pelajari Tuntutan Kel. Ajum

SUKABUMI, (PRLM).- Pihak Pemkab Sukabumi akan mempelajari dulu berkas pengaduan pihak keluarga Ajum Bin Idit (63) yang menuntut supaya tanahnya yang dipakai bangunan SDN Cijurey II di Kp. Lembursawah RT 17/RW 5, Ds. Cijurey, Kec. Gegerbitung, Kab. Sukabumi, secepatnya dibebaskan oleh pemda.

Rizky, Pengusaha Muda dari Gunungpuyuh

(Radar Sukabumi) Produksi Variasi Kerajinan Kayu Jati, Beromzet Jutaan.
Diawali dengan niat agar hidup lebih baik dan mandiri, Rizky (19) pengrajin olahan kayu jati dari Kecamatan Gunungpuyuh Kota Sukabumi ini mampu membuktikan dirinya untuk menjadi seorang pengusaha muda. Tanpa mengenal menyerah, usahanya dijalankan dengan senang hati dan tanpa keluh kesah. Dalam jangka waktu kurang dari satu tahun, barang kerajinan hasil karyanya telah mampu menyedot ratusan konsumen dan meraup jutaan rupiah.
Laporan: JAKA SUSILA, Sukabumi

Udara Kota Masih Bagus

Radar Sukabumi — Untuk mengetahui sejauhmana tingkat pencemaran udara di Kota Sukabumi, dalam setahun sekali Kantor Lingkungan Hidup (KLH) melakukan pengujian tingkat kualitas udara. Menurut Kasie Pengendalian Pencemaran Lingkungan KLH Kota Sukabumi, Luki Lukmanul Hakim, dikatakan kualitas udara di Kota Sukabumi masih bagus.”Menurut hasil pengujian kualitas udara yang dilakukan oleh KLH dari tanggal 23-27 Agustus 2010, kualitas udara di Kota Sukabumi masih bagus” paparnya kepada Radar Sukabumi ketika ditemui di kantornya.

Kapal Nelayan Tabrak Karang

Foto Farid/radar sukabumi
Radar Sukabumi --Nasib nahas menimpa Kapal Motor (KM) Velya. Kapal jenis Longline 30 Gross Ton (GT) yang hendak bersandar di kolam dermaga dua Palabuhanratu untuk membongkar muatannya itu mengalami musibah. Kapal yang diawaki 12 orang nelayan asal Jakarta mengalami kerusakan di bagian lambung sepanjang dua meter karena menabrak karang setelah dihempas gelombang setinggi empat meter di Pantai Palabuhan Ratu, Rabu sore sekitar pukul 16.00 WIB. Alhasil, kapal itu terancam karam jika tidak segera dievakuasi karena sebagian kerangka kapal yang terbuat dari fiber sudah terendam. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Seluruh awak kapal berhasil diselamatkan. Namun, pemilik kapal mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta.

Tawuran tak Bisa Dikendalikan!

Foto : Ferli/radar sukabumi
Radar Sukabumi ---Hampir setiap hari tawuran pelajar di Kota Sukabumi terus terjadi. Kemarin (13/1), tiga pelajar yang diduga baru saja terlibat tawuran diamankan polisi dan masyarakat di sebuah rumah milik warga di Gang Ajid RT 2 RW 6, Kelurahan/Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Ironisnya, penangkapan pelajar ini justru terjadi pada saat polisi dan Pemerintah Kota Sukabumi baru saja membahas masalah tawuran di Balaikota Sukabumi. Lokasi penangkapan pun hanya berjarak puluhan meter dari Balaikota Sukabumi.

Kakak Beradik Tewas di Sungai

Radar Sukabumi–Dua warga Kampung Sukabakti RT 03/08 Desa Sukamulya Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Dayat (43) dan Ence (40) tewas setelah tertimpa Pohon Teurep saat memancing di Sungai Cinampeu, tak jauh dari kampungnya. Peristiwa nahas yang dialami dua buruh harian lepas yang juga kakak beradik ini terjadi pada Selasa (11/01), lalu.
Kedua korban baru ditemukan pada Rabu (12/01) sekitar pukul 13.00 WIB oleh pemancing lainnya, Ijat (33) yang merupakan warga Kampung Cipicung Desa Sukamulya. Saat ditemukan salah satu korban terhimpit pohon besar dan satu lagi berada agak berjauhan. Keduanya tertimbun tanah dengan luka di sekujur tubuh. Selain itu kondisi kedua jenazah mengembung karena terendam air sungai.

13 Januari 2011

RSUD Palabuhanratu Minta Ganti Alat Rontgen Baru

SUKABUMI, (PRLM).- Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu mendesak kepada Pemkab Sukabumi supaya mengganti alat rontgen yang lama dengan yang baru. Sebab alat rontgen yang lama kondisinya sering rusak. Termasuk sekarang ini, sudah satu setengah bulan yang lalu alat rontgen satu-satunya di RSUD Palabuhanratu itu, tidak berfungsi karena kondisinya sedang rusak.

Gempa 5,3 SR di Ujungkulon, Terasa Hingga Palabuhanratu

SUKABUMI, (PRLM).- Gempa bumi berkekuatan 5,3 Skala Richter (SR) yang berlokasi di 7.10 LS (Lintang Selatan) -105.15 BT (Bujur Timur) di 50 kilometer Barat Daya Ujungkulon, Banten, Rabu (12/1) pukul 19.44 WIB, guncangannya terasa sampai di Palabuhanratu dan sekitarnya.

SMP Negeri 3 Dambakan Masjid

Jurnal Sukabumi – Kepala SMP Negeri 3 Kota Sukabumi, H Muji Purnomo mendambakan berdirinya sebuah bangunan masjid di lingkungan sekolah yang dipimpinnya. Keinginan memiliki sarana tempat peribadatan ini diharapkan bisa menunjang pendalaman materi dan praktek pembelajaran siswa dalam bidang keagamaan.

Bule Laporkan Mantan Cabup

Foto : Jurnal Sukabumi
Jurnal Sukabumi - Mantan Calon Bupati Sukabumi, Dayat Wiranta dilaporkan dua Warga Negara Asing (WNA) kepada aparat kepolisian. Dayat dituding sebagai otak dibalik aksi pengusiran empat warga bule asal Negara Belanda yang menempati Perumahan Elit Park Sukamantri Cisaat. Laporan disampaikan dua perwakilan WNA didampingi pengacaranya, Suryandi Elia SH kepada aparat Polres Sukabumi Kota, Rabu (12/1) kemarin.

Dayat : Mereka Pantas Diusir

Jurnal Sukabumi - Mantan Calon Bupati Sukabumi, Dayat Wiranta menganggap aksi pengusiran terhadap empat WNA yang menempati perumahan elit Park Sukamantri terjadi akibat akumulasi kekesalan warga. Keempat bule asal Belanda itu dinilai telah merusak tatanah kehidupan bermasyarakat secara sangat arogan. Karena itu, Dayat merasa tidak gentar ketika dirinya dilaporkan kepada aparat kepolisian.
Menurut Dayat, aksi pengusiran terhadap empat Bule itu tidak dilakukan secara mendadak. Namun tindakan itu justru sudah menjadi kebulatan warga yang diketahui unsur pemerintah setempat. Bahkan warga sudah beberapa kali melaporkan permasalahan ini kepada unsur kecamatan termasuk aparat kepolisian.

12 Januari 2011

Polres Sukabumi Ungkap Kasus Trafficking

SUKABUMI, (PRLM).- Kasus perdagangan manusia atau Trafficking berhasil diungkap jajaran personel kepolisian Resort (Polres) Sukabumi Kota, Rabu (13/1). Namun kali ini, petugas baru berhasil mengamankan satu tersangka kasus perdagangan manusia.

Untuk Visi SBY Greater Jakarta, Rektor ITB Sebut Sukabumi


Bandung – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini menerima Rektor Institut Teknologi Bandung, Akhmaloka, di Kantor Presiden, Selasa (11/1). Dalam kesempatan itu, SBY membahas juga tentang wacana pengembangan Ibukota Jakarta.
Hal ini disampaikan Juru Bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, usai pertemuan. “Presiden menekankan keinginan beliau mewujudkan suatu “Greater Jakarta”, suatu Jakarta yang lebih besar dan lebih luas,” kata Julian.
Berita Terkait : Gubernur Jabar Dukung Greater Jakarta

Bendahara RSUD Sekarwangi Diperiksa

Kajari Cibadak
Jurnal Sukabumi - Kejaksaan Negeri Cibadak Kabupaten Sukabumi membuktikan janjinya memeriksa seorang saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan obat dan alat kesehatan (Alkes) senilai Rp 2,5 Milyar. Saksi yang menjalani pemeriksaan itu yakni Bendahara RSUD Sekarwangi berinisial RS. Tim penyidik memanggil RS ke Gedung Kejari Cibadak, Selasa (11/1) kemarin.
Dalam pemeriksaan itu, saksi RS disodori sejumlah pertanyaan yang dilakukan tim penyidik. Dalam pemeriksaan itu terungkap adanya sejumlah kejanggalan terkait pencairan proyek di lingkungan RSUD Sekarwangi yang total danya mencapai Rp 17 juta. Tim penyidik tetap menggali keterangan dari saksi seputar pencairan proyek pengadaan obat dan alat kesehatan (Alkes) senilai Rp 2,5 Milyar.

Pelaku Percobaan Pembunuhan Mantan Istri Diciduk

Jurnal Sukabumi - Setelah buron hampir empat bulan, DH (35) seorang pelaku percobahan pembunuhan terhadap mantan istrinya, Rosita (28) akhirnya diringkus anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Cisaat di Kampung Cijambe Desa/Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi, Senin (10/1).

Polisi Amankan Pencuri di Pontren Al-Matug

SUKABUMI, (PRLM).- Pondok Pesantren Al-Matug di Kampung Gunung Jaya, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Rabu (13/1) dijarah dua orang pencuri. Para tersangka, EJ (32) dan DH 28) merupakan warga sekitar berhasil diamankan petugas kepolisian sektro (Polsek) Cisaat.
Kawanan pencuri kambuhan terbukti telah mengambil dispenser, kabel, mesin diesel, dan pemotong milik Pontren Al-Matug. ”Kami menangkap mereka setelah terbukti barang bukti milik pontren berada di sekitar rumahnya. Kami mengamankan dua warga tersebut setelah memperoleh laporan dari pihak pontren mengenai aksi pencurian itu,” kata Kepala Unit Reskrim Polsek Cisaat, Jimy kepada "PRLM". (A-162/A-147)***

Bayi Dikeroyok Ibu dan Nenek

Jurnal Sukabumi - Seorang bayi berusia dua tahun dilaporkan menjadi korban penganiyaan yang dilakukan secara keroyokan. Pelaku aksi pengeroyokan diduga melibatkan nenek dan ibu kandungnya sendiri. Kejadian itu terjadi di Kampung Pangadegan RT 22 RW 09 Desa Sundawenang Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi, Minggu (9/1) lalu.
Bocah malang yang diduga korban penganiayaan ini dialami Nino Restiadi. Dia mengalami luka-luka akibat perlakuan kasar ibu kandungnya, RT (25) dan neneknya R (44). Kasus ini memaksa aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Parungkuda turun tangan setelah adanya laporan yang disampaikan Ujang Supriatna yang merupakan ayak Nino.

Rumahnya Dikunci, Warga Belanda Lapor Polisi

SUKABUMI, (PRLM),-Empat orang warga negara Belanda, Rabu (13/1) mendatangi Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Sukabumi Kota. Mereka meminta perlidungan hukum terkait kasus pengusiran yang dilakukan warga belum lama ini. Apalagi pasca pengusiran dari tempat tinggalnya diareal komplek Park Sukamatri, Desa Sukamantri, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, kini mereka mengalami kesulitan untuk kembali menempati rumahnya.

Defisit Anggaran, Bupati Sukabumi Tunda Beli Mobil

SUKABUMI, (PRLM).- Bupati Sukabumi, H. Sukmawijaya, M.M., merelakan menunda rencana pembelian mobil dinas barunya bersama Wakil Bupati, Akhmad Jajuli, M.Pd, gara-gara terjadi defisit anggaran yang cukup besar.

Industri Kreatif Masuk Dalam Prioritas Pembangunan Kota Sukabumi

Sukabumi --Pengembangan industri kreatif akan dijadikan salahsatu prioritas pembangunan di Kota Sukabumi. Sehingga seluruh pemangku kepentingan, baik skpd, dprd dan masyarakat pelaku industri kreatif, memiliki payung hukum untuk menjalankan program-program pengembangan industri kreatif yang dibiayai oleh anggaran pemerintah daerah. Demikian hasil pertemuan dan ekspose Kepala Bappeda Kota Sukabumi dengan para pengurus BUMI KREATIF (Asosiasi Komunitas dan Pelaku Industri Kreatif Sukabumi) kemaren (11/01) di Kantor Bappeda Kota Sukabumi.

Pemilik Tanah Ancam Tutup SDN Cijurey II Sukabumi

SUKABUMI, (PRLM).- Pihak keluarga Ajum bin Idit (63) pemilik tanah yang dipakai bangunan SDN Cijurey II di Kp. Lembursawah RT 17/RW 5, Ds. Cijurey, Kec. Gegerbitung, Kab. Sukabumi, mengancam akan menutup bangunan sekolah tersebut. Ancaman itu akan dilakukan, apabila Pemkab Sukabumi tidak segera membebaskan tanah miliknya yang sudah 44 tahun dipakai bangunan sekolah tersebut.

11 Januari 2011

Aniaya Mantan Istri, DH pun Diciduk Polisi

SUKABUMI, (PRLM).- DH (37) warga Kampung Cijambe, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, selasa (11/1) berhasil diamankan petugas Kepolisian sektor (Polsek) Cisaat. Tersangka diamankan petugas karena terbukti telah menganiaya mantan istrinya, Rosita (34).

Harga Cabe di Pasar Tradisional Sukabumi Mulai Turun

SUKABUMI, (PRLM).- Seiring tiga hari pascapanen sayur mayur di sejumlah daerah. Harga cabe merah di pasar tradisional di Kota Sukabumi mulai mengalami penurunan. Bahkan di beberapa kios sayur mayur di pasar Gudang dan Tipar, harga cabe merah turun cukup signifikan.

Kejari Cibadak Sudah Tentukan Tersangka

SUKABUMI(SINDO) – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Cibadak Marihot Silalahi mengatakan sudah mengantongi nama tersangka kasus korupsi pengadaan obat dan alat kesehatan (alkes) sebesar Rp2,5 miliar di RSUD Sekarwangi Sukabumi.